Rukun-Rukun Sholat dan Penjelasan Singkat

Rukun adalah bagian dasar dari sesuatu dimana apabila tidak ada atau ditinggalkan, maka sesuatu tersebut tidak akan bernilai atau sah. Rukun sholat berarti hal – hal mendasar yang harus ada saat melakukan sholat. Ada beberapa versi yang menjelaskan mengenai rukun sholat, namun hal tersebut hanya berupa hal teknis. Untuk lebih memahami rukun sholat, simak penjelasan di bawah ini :

Rukun Sholat dan Penjelasan Singkat – Sebelum kita memahami lebih jauh mengenai rukun sholat, sebaiknya terlebih dahulu mencari tahu arti dari ‘rukun’. Apa itu ‘rukun’ ? Rukun adalah bagian dasar dari sesuatu dimana apabila tidak ada atau ditinggalkan, maka sesuatu tersebut tidak akan bernilai atau sah. Rukun sholat berarti hal – hal mendasar yang harus ada saat melakukan sholat. Ada beberapa versi yang menjelaskan mengenai rukun sholat, namun hal tersebut hanya berupa hal teknis. Untuk lebih memahami rukun sholat, simak penjelasan di bawah ini :

13 Rukun Sholat

Rukun Pertama : Niat

Niat merupakan pernyataan yang dilafazkan dengan lisan dan dirasakan dengan hati. Segala sesuatu yang dilakukan bergantung pada niatnya. Niat juga merupakan maksud dan tujuan kita dalam melakukan sesuatu, dalam hal ini ketika akan melakukan sholat. Niat menjadi bagian awal dan menjadi syarat sahnya sholat. Niat yang digunakan tergantung pada sholat apa yang akan dilaksanakan. Sebagai contoh, anda akan melaksanakan sholat subuh, berarti niat yang digunakan adalah niat sholat subuh.

Rukun Kedua : Berdiri (Bagi Yang Mampu)

Berdiri adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang muslim ketika hendak mengerjakan sholat. Lalu, bagaimana dengan seseorang tersebut tidak bisa berdiri (sedang sakit) ? Sebagaimana sabda Rasulullah yang ketika itu ditanya oleh sahabatnya Imran bin Hushain yang terkena penyakit wasir perihal bagaimana sholatnya. Beliau bersabda yang artinya :

“Lakukan sholat dengan berdiri. Jika kau tak mampu, maka dengan duduk. Jika kau tak mampu juga, maka dengan tidur miring” (HR. Imam Bukhari).

Rukun Ketiga : Takbiratul Ihrom

Pastikan anda berada pada posisi berdiri yang sempurna dan tegap sebelum melakukan takbiratul ihrom. Posisi berdiri tegak adalah menegakkan badan, merapatkan tangan di samping badan, kaki sedikit renggang selebar bahu, semua ujung jari menghadap ke arah kiblat dan pandangan harus menghadap ke arah sujud. Berdiri tegap merupakan salah satu rukun sholat bagi yang mampu (tidak sakit). Setelah itu lakukan takbiratul ihrom. Bacaan takbiratul ihrom adalah kalimat takbir (Allohuakbar) diiringi dengan gerakan mengangkat kedua tangan hingga ujung jari sejajar dengan puncak telinga.

Rukun Keempat : Membaca surat Al-Fatihah di setiap rakaatnya

Surat yang wajib di baca di setiap rakaat sholat adalah surat Al – Fatihah. Bagi anda yang menjadi imam sholat, anda harus membacanya dengan suara yang keras. Namun apabila anda menjadi makmum, anda cukup mencermatinya dan mendengarkannya.

Rukun Kelima : Ruku’ dengan thuma’ninah

Gerakan ruku’ adalah dengan membungkukkan badan secara tegak. Gerakan ruku’ akan membentuk sudut siku – siku. Hal ini diikuti dengan tangan berada di lutut. Bacaan ruku’ adalah  :

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ  (Di Baca Sebanyak 3 Kali)

Latin : Subhana rabbiyal ‘azhim wa bihamdihi

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan segala-puji Nya.

Rukun Keenam : I’tidal dan thuma’ninah

Setelah ruku, gerakan selanjutnya adalah i’tidal yaitu berdiri secara tegap dan tegak.  Saat berdiri dari ruku’ anda membaca bacaan samiAllah hu liman hamidah. Sedangkan doa dalam I’tidal adalah sebagai berikut:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ اْلاَرْضِ وَمِلْءُمَاشِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ

Latin : Rabbanaa lakal hamdu mil ‘us samaawaati wa mil ul ardhi wa mil ‘u maa syi’ta min syai’in ba’du.

Artinya : Ya Tuhan kami, Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit bumi dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki dari segala sesuatu sesudahnya.

Rukun Ketujuh : Sujud dan thuma’ninah 

Setelah gerakan i’tidal, anda melakukan gerakan sujud dengan menurunkan badan dari menekuk lutut sambil mengucapkan takbir. Lalu, anda harus menempelkan kening ke lantai (7 anggota badan menyentuh lantai : wajah (hidung dan keing), dua lutut, dua telapak tangan, dan dua ujung telapak kaki). Posisi kepala lebih rendah daripada pantat. Lalukan dengan tenang dan thuma’ninah (mendiamkan badan sejenak) disertai membaca bacaan :

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ  (Dibaca Sebanyak 3 Kali)

Latin : Subhana rabbiyal a’la wa bihamdih

Artinya : Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Luhur dan dengan puji-Nya

Rukun Kedelapan : Duduk diantara dua sujud

Setelah sujud pertama, anda bangun dari sujud dalam keadaan duduk disertai dengan posisi telapak kaki kiri dilipat sebagai penyangga beban tubuh dan kaki kanan sebagai tumpuan saat duduk. Bacaan duduk diantara dua sujud adalah :

رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

(Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii)

Baca Juga : Syarat Wajib Sholat dan Syarat Sah Sholat

Rukun Kesembelan : Duduk Tasyahud akhir

Setelah gerakan duduk diantara dua sujud, anda harus sujud kembali sebagi gerakan sujud kedua untuk rakaat pertama. Setelah anda melakukan jumlah rakaat yang dibutuhkan, tiba saatnya pada tasyahud akhir. Gerakannya sama dengan duduk diantara dua sujud, namun kaki kiri tidak lagi sebagai penyangga namun masuk ke dalam kaki kanan.

Rukun Kesepuluh :Membaca doa Tasyahud akhir

Pada saat duduk tasyahud akhir, kita diwahibkan membaca doa tasyahud akhir. Adapun Bacaan tasyahud akhir atau doa untuk Tasyahud akhir adalah sebagai berikut :

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Latin : (At-tahiyyaatul mubaarakatush-shalawaatuth-thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi)

Rukun Kesebelas : Membaca Sholawat Kepada Nabi Muhammad

Pada bacaan tasyahud akhir kita diwajibkan membaca sholawat Nabi Muhammad Hal ini merupakan sebuah perwujudan cinta kasih dan saying terhadap Baginda Rasul dan seluruh keluarga nabi. Apabila sholawat ini tidak dibacakan, maka sholat tidak akan sah. Oleh karena itu, shola tatas nabi pada tasyahud akhir ini sangat penting.

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Latin : Allaahumma shalli alaa sayyidinaa Muhammad Wa alaa aali sayyidinaa Muhammad, Kamaa shallaita alaa sayyidinaa Ibraahiim wa alaa aali sayyidinaa Ibraahim, Wa baarik alaa sayyidinaa Muhammad wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad, Kamaa baarakta alaa sayyidinaa Ibraahiim wa alaa aali sayyidinaa Ibraahiim, Fil aaalamiina innaka hamiidum majiid

Baca Juga : Hal-hal yang bisa membatalkan Sholat

Rukun Keduabelas : Salam

Sholat merupakan ibadah yang diawali dengan takbiratul ihrom dan diakhiri dengan salam. Penutup dari keseluruhan ibadah sholat adalah salam. Gerakan salam adalah memalingkan kepala ke arah kanan dan kiri dengan membaca bacaan salam

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
(assalaamu’alaikum wa rahmatullah, 2x)

Rukun Ketigabelas  : Tertib

Tertib berarti melakukan keseluruhan rukun sholat secara berurutan. Apabila anda melakukan semua rukun sholat dengan rapi, benar dan berurutan, ibadah sholat akan memberikan hikmah yang besar bagi anda secara jasmani dan rohani.

Demikian pembahasan mengenai Rukun-rukun sholat. Semoga dengan penjelasan singkat diatas dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi umat islam. Serta dengan mengetahui rukun-rukun sholat tersebut, sholat kita akan menjadi lebih sempurna dan menjadikan kita semakin beriman dan bertaqwa kepada Allah. Amiin 😊

Leave a Reply